Salam Rimbawan!
Virtual Forest >> Tips Khusus Google Adsense (Terbukti!)
Hutan udah mau punah nih. Nanti Otan tinggal di mana ya? :(
_____________________________________________________________________________

Profil Organisasi Pelita

  • Posted: Minggu, Desember 18, 2011
  • |
  • Author: Saiful A. Zy
  • |
  • Filed under: Pelita

-------------------------------------------------------------------

Histori

Pemuda Islam Cinta Alam (Pelita) merupakan organisasi kemasyarakatan yang berkedudukan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan ruang lingkup nasional. Pelita berkonsentrasi pada bidang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, sosial kemanusiaan serta eksplorasi sumber daya alam melalui aktivitas petualangan yang edukatif. Dalam perkembangannya, Pelita bermetamorfosis dan melakukan transformasi guna pencapaian peran dan tujuan organisasi.

Secara historis, organisasi yang berawal dari bagian Koordinator Wilayah Brigade Pelajar Islam Indonesia Jakarta Raya ini, mengalami beberapa kali penggantian nama, yakni Pelajar Islam Lintas Alam (2004-2008), Pelajar Islam Cinta Alam (2008-2013) dan sekarang bernama Pemuda Islam Cinta Alam. Pada tanggal 4 April 2009, Pelita dideklarasikan secara de facto berpisah dengan organisasi induknya bertujuan agar pelita dapat memperjelas orientasi misi serta mempertegas eksistensinya.

Musyawarah Besar pertama kali diselenggarakan di Purwakarta, Jawa Barat pada tanggal 2-3 April 2011, secara De jure saat musyawarah tersebut mengesahkan bahwa tanggal 4 April 2009 merupakan Hari Kebangkitan Pelita, serta pada Mubes I Pelita itu pula dirumuskan dan disahkan Pedoman Dasar dan Pedoman Rumah Tangga (PD/PRT) Pelita sebagai salah satu sumber hukum organisasi. Selanjutnya PD/PRT tersebut dirubah dan disempurnakan pada Sidang Istimewa pada tanggal 13-15 Januari 2013 yang diselenggarakan secara virtual conference oleh Dewan Pemangku Adat (DPA), dan diikuti oleh para pelopor Pelita, fungsionaris DPA, fungsionaris Dewan Pengurus (DP) dan fungsionaris Badan Koordinasi Pelaksana Papua Barat (Badkorlak DS1).

Tujuan Pelita

“Membentuk generasi muda intelektual, muslim yang berani dan tangguh, serta melahirkan konservasionis yang peduli terhadap sesama makhluk hidup.”

Trigatra Pelita

Tiga aspek yang menjadi  arah pergerakan organisasi Pelita:
  1. Konservasi (Conservation)pemeliharaan dan perlindungan sumber daya alam hayati dan ekosistemnya secara teratur untuk mencegah kerusakan dan kepunahan dengan cara pelestarian;
  2. Petualangan (Adventure)berkaitan dengan aktifitas luar ruangan yang beresiko besar dan memiliki nilai edukasi dan olah raga; dan
  3. Kemanusiaan (Humanity) – berkenaan dengan kesosialan dalam tindakan tolong-menolong untuk meringankan beban sesama manusia.

Profil Ideal Anggota

Profil anggota Pelita yang diharapkan atau dicita-citakan:
  1. Muslim (beragama Islam dan taqwa kepada Allah SWT);
  2. Cendekia (terpelajar, tajam pikiran dan cepat tanggap);
  3. Peduli (empati terhadap lingkungan dan sesama makhluk hidup);
  4. Berani (memiliki keberanian bertindak dalam menegakkan kebenaran); dan
  5. Tangguh (kuat dan tidak mudah menyerah).

Keanggotaan

  1. Anggota Tunas
    Anggota Tunas adalah seseorang yang telah mengikuti kegiatan pra Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) dan  aktif di institusi kepemimpinan Satuan Pelaksana (Satlak) atau Badan Koordinasi Pelaksana (Badkorlak) Pelita.
  1. Anggota Muda
    Anggota Muda adalah seseorang yang telah dinyatakan lulus dalam mengikuti kegiatan Diklatsar Pelita.
  1. Anggota Penuh
    Anggota penuh adalah Anggota Muda yang telah memiliki Nomor Registrasi Pokok (NRP), dan/atau seseorang yang telah mendapat SK dari DPA Pelita.
  1. Anggota Luar Biasa
    Anggota Luar Biasa adalah seseorang yang aktif di institusi kepemimpinan Dewan Pengurus (DP) atau Dewan Pemangku Adat (DPA) Pelita.
  1. Anggota Kehormatan
    Anggota Kehormatan adalah seseorang yang telah menjadi demisioner pada institusi kepemimpinan Dewan Pemangku Adat (DPA) atau seseorang yang menjadi pembina, donatur ataupun pihak lain yang telah berjasa terhadap Pelita dengan menyatakan kesediaannya, dapat ditetapkan sebagai Anggota Kehormatan oleh DPA Pelita.

Institusi Kepemimpinan Pelita

Untuk merealiasikan tujuan, visi, misi dan Trigatra Pelita secara holistik dan sistematis, maka dibentuk beberapa elemen penting institusi pada organisasi Pelita, meliputi:

Dewan Pemangku Adat (DPA)

  • DPA bersifat yudikatif dan legislatif. DPA memiliki tanggungjawab dan wewenang dalam membuat peraturan, ketentuan-ketentuan hingga sebagai lembaga peradilan internal organisasi Pelita.
  • DPA berkedudukan terpusat atau sentral.
  • Periode masa bakti 4 tahun.

Dewan Pengurus (DP)

  • DP bersifat eksekutif. DP memiliki tanggungjawab dan wewenang melaksanakan peraturan atau ketentuan organisasi dan melakukan pembinaan terhadap institusi kepemimpinan di bawahnya.
  • DP berkedudukan di pusat.
  • Periode masa bakti 4 tahun.

Badan Koordinasi Pelaksana (Badkorlak)

  • Badkorlak bersifat eksekutif. Badkorlak juga memiliki tanggungjawab dan wewenang hampir sama dengan DP sebagai lembaga eksekutif, hanya saja Badkorlak memiliki zona kuasa terbatas yaitu setingkat provinsi, kota atau kabupaten.
  • DP berkedudukan di regional.
  • Periode masa bakti 3 tahun.

Satlak (Satuan Pelaksana)

  • Satlak bersifat eksekutif. Satlak merupakan institusi kepemimpinan yang berada pada lapisan akhir dari hirarki. Institusi kepemimpinan ini bertanggungjawab sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT).
  • Satlak berkedudukan di subregional.
  • Periode masa bakti 2 tahun.

Filosofi Logo Pelita

Penjelasan Bentuk

  • Bentuk segitiga melambangkan Trigatra Pelita (Conservation;  Adventure; Humanity) yang menjadi arah pergerakan organisasi.
  • Ikon lentera atau lampu badai,  menyimbolkan organisasi ini sebagai media penerang bagi lingkungan sekitar.
  • Penjuru mata angin, menggambarkan bahwa dalam pergerakannya organisasi ini mempunyai panduan atau pedoman sebagai petunjuk untuk mengarah menuju tujuan yang hakiki.
  • Tulisan Pelita menunjukkan singkatan dari Pemuda Islam Cinta Alam.

Penjelasan Warna

  • Orange, menggambarkan kesosialan, kepedulian dan cekatan.
  • Hijau, menggambarkan jiwa konservatif dan ke-Islam-an.
  • Merah, menggambarkan semangat dan keberanian yang tinggi.
  • Putih, menggambarkan keikhlasan, sikap netral dan independen.
  • Merah-putih, menujukkan kedudukan organisasi berada dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
  • Hitam, menggambarkan misteri petualangan yang dijadikan proses pembelajaran dari hikmah yang telah atau akan didapatkan.
Sumber: PelitaSite

-------------------- Artikel Terkait ---------------------





Share/Bookmark

2 people have left comments

Reina said:

barusan lihat ksana keren om., :D

obat alami kanker darah said:

nice info obat herbal alami

Poskan Komentar